I Am Not The Same Kid - Tagebuch Gestalten

Friday, July 22, 2016

I Am Not The Same Kid

Masihkah kau seperti itu?

Sebegitu besarnyakah dosaku padamu…
Sebegitu fatalnya kesalahanku…
Sebegitu mengenaskannyakah diriku…
Sebegitu memalukannyakah diriku padamu…
Sebegitu parahnyakah aku ini…
Sebegitu tak pentingnyakah diriku ini…
Sebegitu rendahnyakah aku ini…
Sebegitu memuakkankah aku ini…

Sampai waktu berjalan begitu lama, namun semuanya tetap sama. Sikap mu padaku tak ada yang berubah.
Kau berikan kata-kata yang dingin. Seakan kau malas untuk sekedar menjawab satu pertanyaanku.

Waktu berubah. Segalanya berubah. Tidak akan ada yang sama lagi. Sekuat karang pun akan lebur dengan ombak. Sekeras batu pun akan hancur dengan tetesan air. Apakah sekuat itu hatimu? Apakah sekeras itu hatimu?

Waktu berubah, begitu juga aku. Aku berubah karena aku ingin jadi lebih baik ketika suatu saat kita akan bertemu lagi. Aku berubah karena aku ingin memerbaiki kesalahanku padamu. Aku berubah karena aku ingin jadi wanita yang hebat untukmu. Aku berubah karena aku ingin jadi wanita yang jauh lebih baik lagi untukmu. Aku berubah karena dirimu.

Waktu berubah, begitu juga dengan perasaanku. Dulu aku ingin bertemu denganmu sebagai sosok yang engkau inginkan. Aku ingin dirimu melihatku. Aku ingin kau memandangku. Aku ingin kau memilihku karena aku sudah berubah. Aku ingin kau memilihku karena kau tau aku mencintaimu. Aku ingin kamu memilihku karena kau tau bahwa kau sudah mencintaiku.

Tapi waktu terus berubah. Sekarang dan dulu sudah tak sama. Ketika nanti bertemu aku hanya ingin kau menganggapku sebagai teman. Bukan teman dekat. Tapi hanya sekedar teman. Aku hanya ingin kamu tidak pura-pura lupa ketika bertemu denganku. Aku hanya ingin kita saling sapa selayaknya teman. Because there is no love anymore. Aku hanya ingin menganggapku sebagai teman. Rasa cintaku sudah menghilang bersamaan dengan berubahnya waktu.

Tapi kamu tetap sama. Dan kamu masih menganggapku wanita yang sama.

Haruskah aku peduli akan apa yang ada dipikiranmu tetang aku?
Atau tidak perlu aku pedulikan?
Atau sama sekali aku tidak pernah ada dipikiranmu?

No comments:

Post a Comment