Teringat - Tagebuch Gestalten

Wednesday, July 20, 2016

Teringat

Kala waktu tak terasa sudah kulewati bersamaan dengan nafas ini, di kala itu aku merasa dirimu menghilang jauh entah kemana. Tak pernah kau berkunjung d lubuk hati dan pikiranku, sekalipun dalam mimpi.

Namun ada kalanya aku merasakan kenikmatan waktu berjalan dan terasa nafas ini aku hembuskan. Di kala itu pikiranku mulai untuk merancu. Karena di waktu yang sama kedatangan bayangmu mulai menghampiri pikiran dan hatiku.


Sebenarnya apa yang aku lakukan? Apa yang aku rasakan? Kenapa aku tidak seperti yang lain, yang bisa menaruh hati ini ke tambatan yang lain? Kenapa harus tetap pada org yg sama? Tidak kah aku hanya membuang waktuku untuk merasakan hal ini? Karena pada akhirnya aku tau perasaan ini sia-sia.
Kamu tak pernah memerdulikan, jangankan peduli untuk ingin tau saja mungkin kamu tidak. Haruskah aku selalu merendahkan diri terus dengan selalu menuliskan tentang dirimu hingga aku harus kehilangan harga diriku?

Berkali2 aku hujat dirimu aku cela dirimu di tulisan2 ku. Tapi tetap saja nantinya ada tulisan tentang aku yg belum bisa berhenti memikirkanku.

Jika kamu melihat ini semua, mungkin kau akan bangga, menertawakanku, dan menganggapku tak berharga. Mungkin ini apalah arti usahaku ini bagimu. Mungkin kamu hanya akan menilaiku tukang hujat.
Tak mengapa jika kamu berfikir seperti itu. Suatu hal yang normal jika itu terjadi. Tapi ketahuilah kulakukan itu karena aku tidak tau lg cara memotivasi diri ini untuk melupakanmu. Semua penyemangat bagiku untuk melupakan mu.

Karena diriku ini sudah tak sanggup lagi menahan malu terhadap teman2ku. Mereka sudah merasa lelah untuk berusaha mengingatkan ku untuk melupakanmu. Dan aku sudah tak mempunyai muka lagi untuk meminta saran kepada mereka.

Maafkan aku will. Aku memang salah kepadamu dari dulu sampai sekarang. Maafkan aku yg menjengkelkan ini. Anggaplah aku seperti yg lain. Seperti teman2mu yang lain. Jangan perlakukan layaknya kamu tidak mengenal dan tidak ingin mengenal ku.

No comments:

Post a Comment