Senyum gak Jelas - Tagebuch Gestalten

Sunday, January 20, 2013

Senyum gak Jelas

Bertemu di tempat dan di waktu yang tidak pernah dikira. Pertama kali terkesan karena senyummu yang begitu lembut di hati, tatapan matamu yang begitu dalam, teduh, dan lembut. Kesan bertambah ketika mendengar suara lembut keluar dari mu disertai dengan bahasa yang lembut dan halus.

Ya...memang kamu tidak mengeluarkan suara itu buat aku. Jika aku terbuat dari coklat atau keju, cukup dengan senyummu itu aku bisa meleleh. Kau malah menambah leleh hatiku ini ketika kau berbicara. Kamu berbicara dengan nada dan suara yang sangat lembut, kalimatmu tidak ada yang istimewa, tapi kalimat-kalimatmu begitu sopan. Lebih dari sopan dari anak muda biasanya. 

Saat itu, jika orang tau mungkin mereka mengira aku ini gila. Mungkin mereka sedikit benar. Sejak aku melihat lembutnya senyum itu dan teduhnya mata itu, aku selalu senyum-senyum tidak jelas. Senyum tak jelas itu selalu diikuti bayangan dari senyum mu yang lembut dan juga teduhnya tatapanmu itu. Sejak itu degupan jantung mulai begitu terasa keras. Jantung seakan menari-nari ketika melihat senyum lembut mu dan tatapan mu itu. 

Aku seorang cewek normal. Semua cewek pasti pernah memimpikan seorang laki-laki yang sempurna untuk dirinya. Sempurna dalam hal apa saja, dari fisik yang tinggi, ganteng, putih, dan lain-lain. Dari sisi hati, cewek pengen punya cowok yang baik, jujur, perhatian, dan dari materil pasti pengen punya cowok yang banyak uang alias tajir. Tapi aku rasa, kamu bukan orang yang sesempurna itu. Kamu adalah orang yang sederhana tapi begitu menikmati kehidupan. Dari kamu aku sadar, bukan kesempurnaan yang aku cari, tapi bagaimana kamu menjadi sempurna di mata ku. Itu yang aku cari.

Aku menganggapmu sebagai laki-laki yang memiliki senyum paling lembut dan tatapan yang paling teduh yang hanya bisa dilihat sedetik dua detik saja setelah itu dilupakan. Karena memang situasi dan kondisi dari kita yang sangat bahkan jauh berbeda. Kemungkinan kecil, satu banding sejuta kita akan bertemu lagi. Tapi Tuhan selalu punya kejutan buat aku. Dalam suatu kondisi yang tidak pernah aku dan keluargaku harapkan, kita dipertemukan lagi. Memang tidak dalam waktu yang begitu lama. Tapi dengan waktu yang tidak seberapa itu, justru terkesan lebih dalam lagi.

Selalu kau sambut aku dengan senyummu yang begitu lembut. Kau tatap aku dalam-dalam sampai aku tidak sanggup lagi melihat mata indahmu. Kau selalu hadir tidak dari luar tapi langsung hadir dalam hatiku. Senyum mu benar-benar sulit untuk dilupakan. Bayangan mata dan senyum mu begitu jelas.

Mungkin aku terlalu banyak memujimu, terlalu aku dalam jatuh dalam senyum lembutmu dan tatapan teduhmu. Sampai membuatku lupa akan doa yang selalu aku minta. Dengan mu aku berdoa, jika kamu yang terpantas dan terbaik untuk ku maka aku ingin Tuhan mendekatkan kita. Tapi jika tidak, maka aku ingin kita dijauhkan tanpa ada satu masalah apapun.

Yang jelas, aku ingin mengatakan "I like your smile, I like your style, I like your eyes. But the reason I love you is you being you, Wahyu."


Aku tau Tuhan selalu punya kejutan buat aku.

No comments:

Post a Comment